Papua Pos | Korannya orang Papua

Switch to desktop

Taksir item ini
(1 Pilih)

Peredaran Senjata di Papua Diduga dari PNG

JAYAPURA [PAPOS] – Perbatasan Papua New Guinea [PNG] dan Negara Kesatuan Repbulik Indonesia [NKRI] menjadi perhatian serius oleh Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Drs. Christian Zebua, MM. Soalnya, senjata yang beredar di Papua, diduga berasal dari negara tetangga.

“Untuk memperketat peredara senjata di daerah perbatasan ini, kami minta kerjasama sama masyarakat bersama media dan kami minta informasi harus sesegera mungkin sudah disampaikan guna ditindaklanjuti,” pinta Pangdam pada saat tatap muda dengan wartawan di kediamannya, Dok V Atas, Distrik Jayapura Utara, Senin (12/11).

Pangdam yang baru satu minggu lebih menjabat sebagai Pangdam XVII /Cenderawasih ini mengaku, setiap tantangan yang akan datang, akan siap dihadapi dengan membina prajurit di lapangan.

 

Wilayah perbatasan yang memiliki luas 700 kilometer lebih, sementara Batalyon yang ditugaskan di perbatasan hanya dua batalyon, diakui Pangdam tidak sebanding karena prajurit sangat terbatas. “Pos yang kita tempatkan hanya kira-kira yang dilalui atau diterobos oleh-oleh orang tertentu,” jelasnya.

 

Mengenai senjata dari Negara PNG, Pangdam mengaku bahwa bisa saja terjadi. Pihaknya tengah berusaha mengevaluasi keberadaan pos-pos yang dianggap diterobos. “Kita akan berusaha semaksimal mungkin tempat-tempat yang dianggal ilegal terutama senjata-senjata tersebut,” ucapnya. 

 

Untuk itu, pihaknya meminta kepada seluruh masyarakat serta kepada insan pers baik media cetak maupun elektronik agar bekerjasama dalam menyampaikan informasi bila ada hal-hal yang mencurigakan. “Artinya, terlebih dahulu sampaikan informasi ke kita supaya kita tindaklanjuti,” tandasnya. [loy]

 

Terakhir diperbarui pada

Berikan komentar

Make sure you enter the (*) required information where indicated.Basic HTML code is allowed.


Anti-spam: susun gambar berikut

Papua Pos | Korannya Orang Papua

Top Desktop version