Papua Pos | Korannya orang Papua

Switch to desktop

Gudang Arang Rusuh, 1 Rumah Dibakar, 1 Warga Dipanah

Diterbitkan di Kab.Merauke Ditulis oleh
Taksir item ini
(0 pilihan)

MERAUKE [PAPOS] - Daerah Gudang Arang, Kelurahan Maro, Kabupaten Merauke rusuh pada Senin (8/9). Rumah milik Fery Gebze dibakar. Semua perabot dalam rumah tak berhasil diselamatkan. Sementara Ketua RT Gudang Arang, Malinus Malances dipanah dibagian paha kanan. Pelakunya adalah BD bersama beberapa rekan lainnya.

KM Tatamailau Tabrak Kapal Patar

Diterbitkan di Kab.Merauke Ditulis oleh
Taksir item ini
(0 pilihan)

MERAUKE [PAPOS] - Tabrakan di tengah laut di Perairan Merauke terjadi. Pada Selasa (9/9), KM Tatamailau yang mengangkut para penumpang dengan tujuan Asmat, Timika serta beberapa daerah lain  di luar Papua, menabrak Kapal Patar ketika sedang berlabuh di tengah laut. Akibat tabrakan pada bagian lambung depan, kapal mengalami kebocoran.

Pesta Ndambu, Orang Berkompetisi Tentang Hasil Alam

Diterbitkan di Kab.Merauke Ditulis oleh
Taksir item ini
(0 pilihan)

MERAUKE [PAPOS] - Banyak orang belum memahami dan memaknai secara mendalam tentang apa sesungguhnya ndambu. Dengan demikian, dalam pelaksanaan, terkadang masih melenceng jauh dan tidak sesuai makna sebenarnya. Mestinya yang di-ndambu adalah menyangkut potensi alam dari masyarakat tatkala dipanen.

Perda Miras Belum Diberlakukan, Polres Kesulitan Proses Pelaku

Diterbitkan di Kab.Merauke Ditulis oleh
Taksir item ini
(0 pilihan)

MERAUKE [PAPOS] - Salah satu kendala yang dihadapi oleh Polres Merauke dalam memproses secara hukum para pelaku pembuat dan penjual minuman keras (miras) jenis sopi adalah belum diberlakukannya aturan yang diamanatkan dalam Peraturan Daerah (Perda) tentang Miras.

Mahasiswi Dipukul Oknum Dosen dan Disuruh Berlutut

Diterbitkan di Kab.Merauke Ditulis oleh
Taksir item ini
(1 Pilih)

MERAUKE [PAPOS] - Suatu tindakan tidak terpuji, dipertontonkan oleh salah seorang dosen di Kampus Akademi Kebidanan (Akbid) Yaleka Maro, Satriani yang juga sebagai Pembantu Direktur (Pudir) III di lingkungan kampung tersebut. Satriana menganiaya salah seorang mahasiswi di Akbid tersebut yakni Maria Lidya.

Papua Pos | Korannya Orang Papua

Top Desktop version