Papua Pos | Korannya orang Papua

Switch to desktop

Seorang Tahanan Ikut UN di Polres Merauke

Diterbitkan di Kab.Merauke Ditulis oleh
Taksir item ini
(0 pilihan)

MERAUKE [PAPOS] - Salah seorang tahanan kasus penganiayaan, FW yang telah duduk di bangku Kelas III salah satu SMA di Kabupaten Merauke, harus mengikuti Ujian Nasional (UN) di salah satu ruangan di Reskrim Polres Merauke. Meskipun mengikuti ujian di Polres, namun semua soal ujian dapat diselesaikan dengan baik.

Umat Kristiani Diminta Hayati Wafat Yesus

Diterbitkan di Kab.Merauke Ditulis oleh
Taksir item ini
(0 pilihan)

MERAUKE [PAPOS] - Ratusan umat Katolik memadati Gereja St Theresia Buti sejak Minggu Daun-Daun, Rabu Abu, Kamis Putih, Jumat Agung, Malam Paskah hingga Minggu Paskah. Salah satu tradisi umat Katolik di seluruh dunia pada Jumat agung adalah melakukan Jalan Salib baik di dalam gereja maupun di lapangan terbuka.

Pesawat Kepresidenan Mendarat Mulus di Merauke

Diterbitkan di Kab.Merauke Ditulis oleh
Taksir item ini
(0 pilihan)

MERAUKE [PAPOS] Pesawat Kepresidenan yang mendarat beberapa hari lalu di Bandara Mopah-Merauke- Pesawat Kepresidenan jenis Boeing dengan nomor seri 737-800 mendarat mulus di Bandara Mopah Meruke pada tanggal 17 April 2014 sekitar pukul 13.00 Wit. Pesawat tersebut ditumpangi Mensesneg, Sudi Silalahi bersama rombongan. Mensesneg diterima oleh Wakil Bupati Merauke, Sunarjo, S.Sos bersama Muspida lainnya.

Pemilih Membludak, Waktu Pencoblosan Tidak Bisa Dibatasi

Diterbitkan di Kab.Merauke Ditulis oleh
Taksir item ini
(0 pilihan)

MERAUKE [PAPOS] - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Merauke, Antonius Kaize mengungkapkan, sesuai aturan, pelaksanaan pencoblosan dimulai pukul 07.00 Wit sampai pukul 13.00 Wit. Namun, waktu tersebut tidak mutlak untuk dijalankan dan atau dilaksanakan. Karena jumlah pemilih yang datang di tempat pemungutan suara (TPS) sangat banyak.

PT Rajawali Diminta Perhatikan Masyarakat Pemilik Hak Ulayat

Diterbitkan di Kab.Merauke Ditulis oleh
Taksir item ini
(0 pilihan)

MERAUKE [PAPOS] - Sekretaris Daerah (Sekda) Merauke, Drs. Daniel Pauta meminta kepada PT Rajawali yang telah empat tahun melakukan kegiatan investasi di daerah ini untuk perkebunan tebu, agar memberikan perhatian dengan baik terhadap masyarakat yang nota bene adalah pemilik hak ulayat.

Papua Pos | Korannya Orang Papua

Top Desktop version