|
Jayapura – Komandan Korem 172/PWY, Jumat (25/7) kemarin, diserahterimakan dari Kolonel Kavaleri Burhanuddin Siagian kepada Kolonel Czi I Made Sukadana yang ditandai dengan penyerahan Dhuaja Korem 172/PWY, tongkat komando dan penyematan tanda pangkat komando. Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Hariyadi Soetanto dalam amanatnya mengatakan, Korem sebagai organisasi pertahanan negara khususnya di daratan Papua dihadapkan dengan luas wilayah dan hakikat ancaman serta keterbatasan kemampuan, tentunya tugas tersebut bukanlah hal yang ringan.
“Kerjasama semua aparat dan warga negara adalah suatu keharusan,” ujar Pangdam Haryadi dalam amanatnya ketika memimpin Sertijab di Lapangan Makorem 172/PWY. Menurut Pangdam, kerjasama ini bukanlah suatu kebutuhan musiman, tetapi seyogyanya menjadi kebutuhan sepanjang masa, karena ancaman yang akan merongrong kedaulatan bangsa dan keutuhan wilayah negara, mungkin saja bisa timbul sewaktu-waktu. Pangdam juga mengemukakan, kondisi Papua kondusif dan semakin banyak saudara-saudara yang kembali ke pangkuan NKRI, merupakan tolok ukur berhasilnya kerjasama yang dibangun guna menciptakan kondisi yang semakin baik. Kolonel Kaveleri Burhanuddin Siagian memimpin Danrem 172/PWY selama 1 tahun 8 bulan lebih, cukup dekat dan diterima baik seluruh elemen masyarakat baik tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, bahkan penduduk yang berseberangan pandangan (OPM) juga dekat, karena beberapa kali berdialog akrab. Tak lupa pula, dengan pers-pun mantan Danrem ini cukup akrab. **
|