|
 UANG : Penyidik dari Reskrim Polres Jayawijaya saat menunjukan Upal pecahan serarus ribu yang berhasil disita. WAMENA (PAPOS) –Polres Jayawijaya kembali menangani kasus Uang Palsu (Upal), setelah pihak Bank Mandiri Cabang Wamena melaporkan, menemukan pecahan seratus ribu Upal, dari nasabah yang hendak menyetorkan uang ke Bank.
Menurut Kapolres Jayawijaya AKBP Drs M.H Ritonga melalui Kasat Reskrimnya Iptu Philip M. Ladjar, bahwa pihaknya kembali mendapati laporan tentang adanya penemuan Upal. ” Pihak bank melaporkan ada nasabah yang hendak menyetorkan uang, namun didalamnya terdapat uang palsu pecahan seratus ribu,” ujar Philip Ladjar kepada Papua Pos, Selasa (3/3) kemarin.
Dari jumlah Upal kali ini, didapati sebanyak 15 lembar, yang nomor serinya sama dengan Upal yang didapati sebelumnya,” kode seri depanya sama dengan sebelumnya, seri LAB dan UAS dengan nomor kepala 7100 dan 5689,” jelasnya. Dengan didapatinya kembali Upal yang beredar ditengah masyarakat, kini sudah 18 Upal yang berhasil diamankan oleh pihak Polres Jayawijaya. Dimana ciri-ciri Upal tersebut, kertasnya kasar dan warnanya melebihi warna uang aslinya Sementara itu, Manajer Bank Mandiri cabang Wamena Choirul Yaman yang dihubungi wartawan di ruang kerjanya menjelaskan, pihaknya telah beberapa kali sejak awal Maret ini mendapatkan uang palsu dari masyarakat yang ingin menyimpan di banknya. “Pada Senin kemarin (2/3) kami juga telah mendapatkan dalam jumlah 6 lembar nominal Rp 100.000 dan langsung menyitanya untuk diserahkan kepada pihak kepolisian dan pihak bank Indonesia” ujar Choirul. Choirul mengakui dengan telah beberapa kali upal ditemukan di banknya membuat pihaknya mendapat pekerjaan ekstra untuk menyortir uang-uang secara seksama jangan sampai ada yang lolos. “Kalau nasabah menyetor dalam jumlah sedikit bukan masalah, tapi kalau dalam jumlah yang banyak otomatis kita harus memeriksanya satu persatu”, ujarnya lagi. Untuk itu. Choirul meminta nasabah banknya untuk berhati-hati menerima uang “satu daun” (istilah masyarakat lokal pada lembaran 100 ribuan). Juga dirinya mengharapkan, aparat kepolisian untuk segera menyelidiki kasus ini, karena sudah banyak Upal yang beredar di tengah masyarkat.(rico/iwan)
|