|
JAYAPURA (PAPOS)-Pembukaan pleno Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Jayapura berlangsung di Hotel Matoa, Rabu (22/4) sejak pukul 10:00 WIT nyaris ricuh antara sekelompok calon legislatif (Caleg) dari beberapa partai politik (Parpol) dengan pihak keamanan dan pihak KPU.
Berdasarkan pantauan Papua Pos dilokasi kejadian, aksi ini berlangsung sebelum pleno dilakukan ketika sekelompok caleg yang memiliki daerah pemilihan (Dapil) untuk wilayah kota Jayapura dilarang petugas keamanan ikut serta didalam ruangan pleno, mengingat caleg-caleg tersebut tidak memiliki undangan resmi dari KPU sebagai peserta di dalam pleno KPU. Larangan ini tidak diindahkan para caleg karena mereka merasa berhak berada didalam ruangan pleno, para caleg yang terdiri dari laki-laki dan perempuan ini bersikeras untuk tetap masuk ke dalam ruangan. Anehnya, meski dilarangan pihak keamanan, para caleg ini tetap ngotot untuk masuk. Alhasil, adu mulut pun antara KPU dan para caleg pun tidak dapat dihindari. Merasa sakit hati ditolak masuk pada rapat pleno, salah satu caleg melontarkan aksi protesnya dengan menanyakan mengapa pleno tidak bisa dihadiri para caleg dan mengapa harus ada surat undangan dari pihak KPU baru boleh memasuki ruangan tersebut. Tidak puas, aksi protes para caleg yang disambut oleh ketua pokja verifikasi berkas dan administrasi caleg Victor Manengkey ini, para caleg juga meneriaki kinerja ketua KPU kota Jayapura yang dianggap tidak becus mengurus daftar pemilih tetap (DPT), dikatakan mereka sebelum pemilihan berlangsung para caleg telah mengadukan DPT yang disinyalir terjadi kecurangan tersebut kepada KPU namun hingga pemilihan berlangsung KPU tidak menggubris tentang DPT yang adukan para caleg. Namun aksi adu mulut sekelompok caleg dengan KPU ini tidak sampai berlarut-larut, setelah mendapat penjelasan perihal alasan mereka (caleg,red) di larang masuk ke dalam ruangan, hingga akhirnya para caleg ini membubarkan diri dengan sendirinya. Sementara itu, hingga pukul 17:12 WIT pleno yang dilakukan KPU kota Jayapura bersama Panwaslu kota Jayapura dan sejumlah saksi dari masing-masing Parpol serta KPPS ini baru dilangsungkan perhitungan surat suara pada satu Distrik yaitu Distrik Jayapura Selatan dan perhitungan surat suara ini belum diketahui kapan akan berakhir.(lina)
|