|
Jayapura [PAPOS] - Satu orang warga Dok V, Jl Lembah Yapis, Kota Jayapura, tewas tertimbun tanah longsor yang melanda kawasan tersebut, Jumat pagi.
Longsor akibat hujan deras yang melanda kota Jayapura juga menyebabkan tiga rumah tertimbun. Kepala Kesatuan Bangsa (Kesbang) Provinsi Papua, Washington Turip, mengatakan, korban tewas tersebut bernama Rumbeka Degey (36), istri dari Simon Kudiay (35). Dan dua orang luka-luka.
Ia menjelaskan, meninggalnya satu orang itu karena terbawa oleh reruntuhan tanah dari ketinggian lima meter lalu tertimbun.
Sementara, satu korban lainnya yang selamat yakni Yuniaria Kudiay (5) dengan status sebagai anak dari Simon Kudiay.
"Korban meninggal akan dimakamkan Sabtu (5/6), sementara Yuniaria Kudiay, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dok II Jayapura," ujarnya.
Simon Kudiay menjelaskan, peristiwa tanah longsor itu terjadi pada Jumat pagi sekitar pukul 05.30 WIT.
Diawali ketika hujan yang terus mengguyur kawasan itu sejak dua malam berturut-turut, sementara tebing setinggi lima meter yang berada di atas rumah korban mendadak longsor dan menimbun tiga rumah.
Sementara, di lingkungan tersebut hanya ada delapan kepala keluarga (KK) yang tinggal, sedangkan dengan kejadian ini, tujuh KK lainnya selamat.
"Lokasi tempat tinggal korban berada di lembah Yapis, jadi kawasan ini memang rawan terjadi tanah longsor," ucapnya.
Hingga Jumat siang, sejumlah warga dibantu aparat keamanan dan Departemen Sosial masih melakukan pembersihan sisa longsoran tersebut.
Wakapolresta Jayapura, Kompol Amazona Pelamonia SH, SIK saat di konfirmasi Papua Pos, membenarkan adanya tanah longsor yang mengakibatkan 1 orang warga tewas dan 2 mengalami luka-luka tersebut.
“ Mendapat laporan ada longsor di Dok V, kami langsung menurunkan anggota Dalmas Polresta Jayapura dan anggota Polsekta Jayapura Utara sebanyak 1 pleton menuju TKP untuk melakukan bantuan,” ujarnnya
Saat itu, imbuh Wakapolresta, 2 orang korban longsor langsung di larikan ke RSUD Dok II Jayapura untuk mendapat pengobatan secara intensif karena mengalami luka,sementara korban meninggal di evakuasi ke kamar mayat RSUD dok II.
Pada kesempatan itu, Wakapolresta menghimbau kepada warga yang bermukin dilereng gunung untuk berhati-hati dan waspada pada musing hujan saat ini.[loy]
|