JAYAPURA(PAPOS) – Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah melalui Dinas Pendidikan bersama SMA Khusus Sains dan Bahasa Papua menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang penyelenggaraan pendidikan khusus bagi siswa-siswi Orang Asli Papua.
PKS ditandatangani oleh Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Marthen Medlama,Plt Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Mamberamo Tengah Nakir Daat,dan Kepala Sekolah SMA Khusus Sains dan Bahasa Papua Joko Johanis di ruang kerja Sekda Kantor Gubernur Provinsi Papua,Kamis (23/7/2026).
Penandatangan kerja sama disaksikan Plt Sekda Provinsi Papua Christian Sohilait, Wakil Ketua I DPRK Mamberamo Tengah Leonard Doga.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua Marthen Medlama memberikan apresiasi kepada Pemda Mamberamo Tengah yang sudah berkerja sama dengan SMA khusus Sains dan bahasa.
“Kami menyampaikan terimakasih kepada Bupati Mamberamo Tengah yang mendorong anak-anak asli untuk menempuh pendidikan di salah satu sekolah unggulan di Provinsi Papua,” ujarnya.
Dia berharap pemerintah daerah tetap memberikan perhatian bagi sektor pendidikan sebagai bagian meningkatkan sumberdaya manusia Mamberamo Tengah.
Sementara Plt Kepala Dinas Pendidikan Mamberamo Tengah Nakir Daat mengatakan program ini sejalan dengan visi misi bupati dan wakil bupati untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusia bagi anak-anak asli Kabupaten Mamberamo Tengah.
“Kerja sama sepertu ini bertujuan menyiapkan generasi muda asli Kabupaten Mamberamo Tengah lewat pendidikan berkualitas,unggul dan berdaya saing,” ujarnya.
Menurutnya,kerja sama dengan SMA Khusus Sains dan Bahasa Papua merupakan kerja sama tahunan yang sudah berjalan.
Wakil Ketua I DPRK Mamberamo Tengah Leonard Doga mengatakan DPRK menyambut baik kerja sama ini.
“Pendidikan bagi anak-anak asli Mamberamo Tengah adalah investasi jangka panjang. Dengan dukungan semua pihak, kami yakin generasi muda akan lebih siap menghadapi tantangan masa depan,” ujarnya.
Ia menambahkan, DPRK akan terus mengawal kebijakan pendidikan agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat, terutama dalam pemerataan akses dan peningkatan mutu.(Redaksi)















